Awal dan akhir itu pasti ada. Nikmati saja di antaranya.Hidup itu antara mula dan akhir. Waktu-waktu diantara itu yang kita eksplorasi sedemikian rupa. Untuk jadi pengalaman, pelajaran, harapan, mimpi, usaha, kerja keras, belajar, berlari, berdiam diri. Kata sifat, kata kerja, hingga kata benda. Melakukan, menghasilkan, merasa. Semuanya ada di 'antara' itu.
Kehidupan itu siklus. Lahir, hidup, dan mati. Awal, antara, akhir. Mulai, berjalan, dan selesai. Masa lalu, sekarang, masa depan. Terus saja berulang-ulang seperti itu. Sebuah awal akan ada akhirnya. Setiap akhir akan menuju awal yang baru. Awal dan akhir itu ada penghubungnya. Itu 'antara'.
Hidup itu mengemban tugas. Tugas untuk memanfaatkan antara. Akan tetapi sebagian orang terlalu sibuk memikirkan mula dan akhir, yang sesungguhnya merupakan tugas Tuhan. Sementara kuasa manusia hanya pada mula dan akhir aksen, hasil dari pencerminan. Mula dan akhir dari melakukan, menghasilkan, dan merasakan. Mula dan akhir yang hakiki adalah hidup dan mati. Kata sifat. Pemiliknya hanya Tuhan.
Hidup itu menurut ku saja. Tak usah jauh jauh. Aku menikmati antara. Terkadang lebih banyak kata sifat daripada kata kerja. Apalagi kata benda. Siklus yang terbalik. Biarlah. Hidup menurutku. Aku menikmati antara. Sesuai tugasku.
Daripada sibuk memikirkan bagaimana orang akan menangisimu di akhir hayat nanti, mengapa tidak membayangkan bahagianya orang lain melihatmu sukses?-QT\/QU-
#30harimenulis #himakom

No comments:
Post a Comment