Kau sibuk mengejar mimpimu, sementara aku sibuk memperhatikanmu.
Dalam menikmati antara,
selalu ada usaha, kerja keras, melakukan, menghentikan, memutuskan, mimpi,
angan, dan kemudian disertai kata kata sifat yang melengkapi hukum sebab
akibat. Kesemuanya berpadu menjadi kesibukan.
Sibuk berencana. Sibuk
berusaha. Sibuk memperhatikan orang berusaha. Sibuk mengomentari yang menyerah.
Sibuk bekerja keras. Sibuk kepada orang lain. Sibuk oleh diri sendiri. Sibuk
untuk apa saja. Sibuk yang dimaklumi. Kita sama sama menikmati antara. Mungkin
sibuk salah satu kenikmatannya.
Mungkin aku hanya menjadi
penikmat orang orang yang sibuk. Melihat yang berkeliaran kesana kemari.
Sibuk
bukan caraku menikmati antara. Aku memilih memperhatikan saja. Tak terlibat
dalam kesibukan yang ku amati juga bukan masalah besar. Siapa tahu ada kesempatan,
pelajaran, atau penghargaan. Sehingga antaraku juga tak jadi sia-sia saja. Bisa
saja menikmati dan memperhatikan itu bagian dari sibuk.
Sibuk menjadi bagian dari
kehidupan orang. Apapun pendapatnya. Apapun artinya. Mungkin kenikmatan antara
ada diantaranya.
Kau sibuk mengejar mimpimu, sementara aku sibuk memperhatikanmu. Lalu kapan kita akan bertemu? Mungkin nanti saat kita sama-sama sukses. Atau tidak sama sekali?
-QT\/QU-
#30harimenulis #himakom

No comments:
Post a Comment