19 May, 2014

Sahabat


Karena sahabat pasti benar.
Persahabatan ada dengan bentuk dan keadaan yang sedemikian rupa. Ada banyak kisah, cerita, dan rasa. Diantaranya. Akan tetapi kesemuanya dibangun pada akar yang sama. Peduli. Mungkin ditambah sedikit berbagi. Bukan, banyak. Kepedulian yang bertumpuk-tumpuk. Lebih dari yang kau bisa ukur dengan jengkal tanganmu.

Tak selamanya persahabatan berjalan dengan penuh cinta dan peduli. Ada detik-detik yang tak terlalu diperhatikan. Diabaikan. Baik itu karena jarak, waktu, atau paduan keduanya; yang biasa disebut kesempatan. Tapi apa salah? Tidak. Sahabat selalu benar. Pada waktu yang tidak diperdulikan itu, ada beberapa sel otak beraktivitas. Memikirkan yang tidak tersampaikan. Kamu, sahabat. Karena persahabatan saling melekat.

Tak perlulah mengkhawatirkan keacuhan, kesendirian, atau ketertinggalan. Sahabat pasti ada. Disitu. Selalu. Seluas apapun jarak yang membentang, tidak akan ada sahabat yang meninggalkan. Yang ada sahabat yang tak nampak. Tapi ada. Jadi jangan salah persepsi. Karena persahabatan saling melekat.
Apapun yang terjadi sahabatmu menyayangimu. Begitupun aku. Karena kamu sahabatku pasti benar. Karena persahabatan saling melekat.
-QT\/QU-
#30harimenulis #himakom
Amelia Putri Rizqiani Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

No comments:

Post a Comment