26 March, 2015

pRESAHabatan



Apa wujud tertinggi dari dan pada seorang sahabat?

Persahabatan itu asam dan pahit. Aku percaya. Persahabatan itu manis. Aku sangat percaya. Bahkan tanpa perlu didukung kutipan-kutipan terkenal bersajak sajak pun aku sudah cukup tahu. Kutipan yang berkata sahabat yang begini, sahabat yang begitu. Sahabat yang akan atau tidak begini maupun begitu. Aku tahu karena aku mengalami bukan sekedar membaca. Sebab disitulah sebenarnya kutipan itu ada maknanya.

Kutipan mengajarkan untuk bersahabat dengan penuh pengorbanan, penuh perhatian, penuh kehangatan. Namun kutipan tak pernah memberitahu apa yang akan aku dapat setelahnya. Mungkin sekedar kalimat persahabatan itu indah. Keindahan mana yang diberikan? Keindahan seperti apa yang ditawarkan?
Apa yang akan aku dapat setelah berusaha, berkorban, memberi yang terbaik, memperhatikan - yang kesemuanya demi sahabat? Apa yang akan ku dapat? Apakah aku mendapatkan balasan? Apakah 'balasan' itu cukup? Apakah aku akan mendapat persahabatan yang indah? Benar? Beritahu aku. Jelaskan padaku. Sebab hal itu terlalu abstrak bagiku. Sebab aku pernah pada persahabatan namun belum sampai sudah berhenti di tengah jalan. Padahal aku juga tak tahu sampainya dimana. 

Kenapa baru sekarang aku mempermasalahkan akhir yang indah? Sudahlah, aku yang salah. Jangan diteruskan.

Apa atau bagaimana level tertinggi dari persahabatan? Kalau pedekate ada jadian. Kalau persahabatan?
Kutipan: Persahabatan itu sebenarnya statis (Rizqiani, 2015)

-QT\/QU-
(26/03/15, 04:42, saat aku terlalu banyak mempertanyakan)
Amelia Putri Rizqiani Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

No comments:

Post a Comment