Bapak, jangan bersedih.Memang, hal yang paling dekat di dunia ini adalah nyawa. Saking dekatnya, bahkan seringkali tidak disadari. Lebih sering lagi, tak ada sambung kaitnya.
Bapak mencintai ibunya dengan luar biasa. Aku tahu. Cinta dengan bakti dan kasih. Tak pakai kata manis. Tak pakai deskripsi.
Bapak berbakti dengan keringat dan pengorbanan. Bahkan hingga akhir. Aku tak tahu lagi bahkan harus berkata apa. Bapak luar biasa.
Terimakasih Bapak telah tidak bersedih.-QT\/QU-

No comments:
Post a Comment